Trader Forex Melonjak Saat Pandemi

PT Monex Investindo Futures, perusahaan pialang berjangka membidik nasabah baru segmen ritel lebih-lebih kalangan milenial. Situasi ekonomi terkini mendorong banyak orang melacak instrumen keuangan yang tawarkan peluang keuntungan menarik. Trading foreign exchange (forex) dan emas makin banyak dilirik jadi salah satu alternatif pilihan di sedang pandemi.

Chief Digital Officer PT Monex Investindo Futures, Amrit Gurbani mengakui, selama pandemi Covid-19, jumlah nasabah Monex mengalami peningkatan. Bahkan di dalam suasana ini, para trader seandainya forex justru menggapai keuntungan terbesarnya di tahun ini. Pandemi, menarik banyak nasabah ritel baru tapi dengan modal yang lebih kecil. Adapun, sementara ini, 65% nasabah Monex berasal berasal dari kalangan milenial.

“Jumlah nasabah naik 30%-35% tapi volumenya naik 15%-20%. Nasabah makin banyak, tapi volumenya tidak terlampau tinggi dikarenakan nasabah yang baru datang dengan modal lebih kecil. Jadi, ke depannya Monex dapat fokus garap pasar ritel.

Broker terbesar dunia termasuk basisnya ritel,” ujarnya di dalam konferensi pers virtual
Berdasarkan information transaksi harian, di dalam dua tahun terakhir berlangsung pertumbuhan 15%-20% transaksi. Salah satunya didorong kenaikan di segmen ritel. Banyak masyarakat yang dambakan mengenal investasi di sektor komoditas dan forex. “Dampak pandemi memang trading-nya makin kecil, tapi as long as kita sanggup menambahkan edukasi bahkan pasar masih lumayan besar, jadi kita masih lumayan optimistis,” pungkas Amrit.

Sementara sementara ini volume transaksi perdagangan Monex rata-ratanya 120.000 lot per bulan atau kurang lebih US$ 1,2 miliar. Adapun, selama pandemi, tahu Amrit, produk yang paling diminati emas dikarenakan biasanya trader Autotrade gold melacak volatilitas. Selian itu, Disusul minyak. Apalagi terhadap Maret April harga minyak minus. “Oil dan gold tahun ini lumayan hot, jikalau forex selalu ada dan volumenya stabil. Tapi gold tahun ini lumayan signifikan,” paparnya.

Untuk tingkatkan nasabah baru, perusahaan memperbanyak produk guna membesarkan pasar komoditas dan forex, sekaligus konsisten menggaungkan literasi keuangan. Selain itu, Monex meluncurkan MIFX dengan banyak variasi fitur dan layanan bagi para nasabahnya.