Tips Sukses Membangun Usaha Frozen Food

Selain kedai kopi, boba dan berbagai bisnis makanan sehat yang semakin populer, ada satu yang tidak kalah menariknya yaitu bisnis makanan beku. Seperti namanya, makanan yang Anda jual di sini adalah makanan beku, baik mentah maupun siap disantap.

Variasi makanan beku yang bisa dijual cukup beragam. Ada sosis, nugget, kentang goreng, buah-buahan, dan bumbu dapur yang sudah dikemas dalam satu wadah dan ditimbang. Jadi, menjualnya juga lebih mudah.

Tertarik membuka bisnis makanan beku, tapi masih ragu karena belum punya keahlian? Jangan khawatir, beberapa tips berikut ini bisa Anda terapkan untuk membangun bisnis makanan beku agar bisnis Anda nanti bisa sukses.

1. Tentukan rencana bisnis

Perencanaan adalah langkah terpenting dalam membangun bisnis dari awal. Plan ini memuat langkah-langkah, aktivitas, dan antisipasi yang diperlukan jika suatu saat perjalanan bisnis Anda terhambat oleh hal-hal tertentu.

Rencana tersebut tentunya dibuat dengan detail, sehingga setiap arah dalam berbisnis jelas. Mulai dari bahan yang dibutuhkan, tingkat kualitas, harga jual, kemasan, label atau merk, dan cara pemasaran.

Coba bayangkan seperti apa bisnis itu sehingga Anda lebih mudah merencanakannya. Kemudian, tulis dan evaluasi ulang rencana tersebut. Jika ada yang hilang, bisa segera diperbaiki.

2. Hitung modal yang dibutuhkan

Mustahil jika Anda bisa menjalankan bisnis tanpa uang sepeser pun. Modal dibutuhkan untuk menyewa tanah untuk menjual, membeli bahan baku, membayar gaji karyawan, membeli peralatan, dan membeli kemasan untuk makanan beku.

Modal awal yang dibutuhkan sekitar Rp. 5-7 juta. Nah, jika Anda tidak punya modal usaha, lebih baik simpan dulu uangnya agar tidak perlu mengajukan pinjaman kepada siapa pun. Anda juga bisa terbebas dari biaya bunga yang cukup banyak jika dihitung.

Catat modal yang digunakan, lalu bandingkan dengan total penjualan. Selisih dari penjualan dikurangi modal diakui sebagai keuntungan. Simpan keuntungan ini sedikit demi sedikit agar nantinya bisa digunakan untuk mengembangkan bisnis makanan beku Anda.

3. Menentukan pangsa pasar dan pemasok bahan baku

Makanan beku cocok untuk semua kelompok, tetapi jika tidak diproses. Jika sudah diolah, pangsa pasarnya akan berbeda, bahkan lebih spesifik. Oleh karena itu, pastikan jenis makanan beku apa yang ingin Anda jual agar bisa segera menentukan pangsa pasarnya, agar penjualannya tepat sasaran.

Jika pasarnya untuk anak-anak, pastikan makanan beku bebas dari mikins dan pewarna karena perut anak-anak sangat sensitif. Tekstur makanan juga harus empuk agar anak lapar untuk memakannya.

Selain itu, tentukan siapa yang akan menjadi pemasok bahan baku. Jadi, Anda tidak perlu mencari pemasok baru saat ingin membeli bahan makanan beku. Harga yang diberikan juga akan berbeda jika Anda adalah pelanggan tetap.

4. Pastikan promosi tepat sasaran

Jika ingin penjualan terus meningkat, maka gunakan cara promosi yang tepat. Metode word of mouth sudah tidak efektif lagi karena tidak ada bukti bahwa makanan itu enak, bahkan bentuk fisik makanannya pun tidak tahu. Akan lebih baik jika makanan beku dipasarkan secara online, melalui media sosial.

Hasilnya tentu lebih efektif karena media sosial menjangkau lebih banyak orang. Anda juga bebas berekspresi untuk membuat tampilan promosinya menarik, sehingga semakin penasaran untuk mencoba makanan beku yang ditawarkan.

Jika ada lebih banyak pelanggan di masa mendatang, Anda dapat membuka situs web Anda sendiri untuk mempermudah pengelolaan penjualan. Konsumen tidak perlu menanyakan harga, juga kuantitas produk karena semuanya sudah jelas tertera di website.

5. Berikan giveaway sesekali

Saya rasa tidak ada orang yang ingin melewatkan produk gratis, bukan? Sesekali adakan giveaway untuk pelanggan setia atau pengikut di media sosial. Giveaway ini sendiri merupakan taktik promosi untuk memperluas pasar, agar semakin banyak orang yang mengetahui tentang produk yang Anda jual.

Sebelum mengadakan giveaway, usahakan untuk mengatur aturan, jumlah pemenang, langkah-langkah yang harus dilakukan, hingga syarat dan ketentuan. Siapa pun yang memenuhi kriteria pemenang adalah orang yang berhak mendapatkan produk gratis

Adakan giveaway secara adil, artinya siapa yang berhak menang. Jadi bukan hanya karena Anda mengenal orangnya, ya!

6. Membuat variasi makanan dari waktu ke waktu

Jika dulu Anda berjualan buah beku misalnya, nanti bisa coba tambahkan ikan beku atau jajanan. Tujuannya agar produk lebih variatif, agar konsumen tidak bosan dengan produk yang sama. Konsumen bisa memadukannya dengan produk baru untuk menciptakan menu makanan favorit keluarganya.

Sama seperti sebelum meluncurkan suatu produk, Anda harus melakukan riset terlebih dahulu untuk mengetahui produk makanan beku mana yang sedang tren dan diminati banyak orang.

Anda ingin belajar bisnis online khusus pemula? Jika iya, silahkan bisa kunjungi artikel belajar bisnis online tanpa modal pada tautan tersebut.

Muchammat Kristanto