Tag: anak

mengajarkan anak berdoa

Hai Bun, Ini 6 Tips Mengajarkan Anak Berdoa

Mengajarkan anak berdoa – Memberikan nilai agama serta mental di anak bisa dijalankan lewat beberapa teknik, antara lainnya dengan mengarahkan anak berdoa. Tradisi berdoa yang dimasukkan mulai sejak kecil rata-rata selalu menempel hingga sampai dia dewasa. Oleh karena itu, semakin lebih baik Ayah serta Ibu mengarahkan si kecil untuk berdoa sedini mungkin.

Kemungkinan Ayah serta Ibu pernah terasa kebingungan dalam memperkenalkan doa di anak. Atau juga Ayah serta Ibu pernah bertanya “bagaimana ya, teknik mengarahkan si kecil untuk berdoa?”

1. Memberi anak contoh

Kalau Ayah serta Ibu mau si kecil untuk berdoa secara teratur, Ayah serta Ibu harus berdoa secara teratur di depannya. Lantaran, anak-anak belajar dengan menyerupai beberapa orang yang ada disekelilingnya, terlebih orang tuanya

Teknik terunggul untuk mendidik si kecil untuk berdoa yakni dengan memberikan contoh teknik berdoa tersebut. Ayah serta Ibu bisa membaca doa dengan nyaring di saat lagi dengan si kecil, umpamanya di saat saat sebelum makan serta saat sebelum tidur.

2. Menjelaskan pengertian doa

Masalah ini cukup mungkin ruwet, lantaran anak-anak punyai rasa ingin mengetahui yang tinggi. Tapi, sukar buat anak untuk berdoa kalau dia tak ketahui apakah yang dimaksud doa. Kita pengen anak untuk ketahui apa arti serta arah dari berdoa serta tak merasa berdoa seperti suatu ritus.

Tolong anak untuk ketahui kalau berdoa merupakan teknik kita untuk lakukan komunikasi dengan Tuhan. Seperti bercakap di keluarga serta kawan-kawan, kita juga dapat bercakap terhadap Tuhan.

3. Menolong dan mendampingi anak waktu berdoa

mengajarkan anak berdoa

Sehabis memberinya contoh serta mengatakan apakah yang dimaksud doa, Ayah serta Ibu bisa mengharap si kecil untuk turut berdoa. Doa yang dibaca dapat mulai dari doa-doa yang pendek serta simpel dipahami oleh anak.

Ayah serta Ibu juga dapat bebaskan si kecil untuk berdoa perihal apa yang dibutuhkannya. Pokoknya merupakan memberinya wawasan di anak kalau dia dapat ceritakan serta mengharap apa terhadap Tuhan. Umpamanya ceritakan perjalanannya di saat di sekolah, atau mengucapkan sukur atas perihal-perihal yang udah dipunyainya.

4. Membaca dan menghafal doa

Kadang-kadang si kecil kebingungan perihal apa yang penting didoakan, atau dia terasa malu untuk berkata apa yang dia kehendaki. Kalau masalah ini berlangsung, Ayah serta Ibu dapat mengawalinya dengan mengarahkan doa-doa hafalan.

5. Berdoa bukan sekadar di waktu-waktu tertentu

Rata-rata doa dijalankan di masa-masa tersendiri. Umpamanya saat sebelum makan, saat sebelum belajar, serta saat sebelum tidur. Penting buat Ayah serta Ibu untuk memberitahu di sang Kecil kalau berdoa tak berbatas di masa-masa itu saja. Sebutkan kalau kita bisa berdoa setiap waktu, dimana-mana, serta untuk argumen apa.

6. Beri penjelasan kalau Tuhan menjawab doa dengan berbagai cara

Kita kerap berkata di sang Kecil kalau Tuhan selalu dengar doa-doa kita. Di saat apa yang sang Kecil memohon dalam doanya tak terwujud, dia kemungkinan terasa sedih. Teknik menyelesaikannya yakni dengan mengatakan kalau Tuhan menjawab doa kita dengan 3 teknik: ya, nantikan, serta tak. Tuhan kadang-kadang memberinya apa yang kita kehendaki. Kadang-kadang kita diperintah menanti, lalu diberi yang terunggul. Tapi kalau tak, Tuhan tahu sesuatu apa yang lebih bagus untuk kita.

Itulah enam cara mengajarkan anak berdoa. ingat kasih apresiasi di si kecil ya, Ayah serta Ibu! Ujaran apresiasi simpel dapat memajukan sang Kecil untuk melanjutkan perihal-perihal positif yang udah dilaksanakan.

anak anak

Mengapa anak yang nakal dan sulit diatur justru bisa menjadi anak yang sukses?

Dijaman sekarang, banyak anak-anak yang mulai sulit diatur dan bisa dibilang nakal. Sehingga para orang tua sering dibuat marah dan kesal karena perbuatan anaknya. Namun, menurut beberapa penelitian. Anak yang cenderung nakal dan susah diatur akan berkontribusi pada kepuasan secara kesuluruhan dengan kehidupanya.

Sehingga, ketika anak-anak lepas kendali, orang tua harus menghadapinya dengan sabar dan memikirkan hal apa yang akan dilakukan oleh sang anak dan apakah kegiatanya akan mempengaruhi perkembangan mereka di masa depan.

Nah, dengan begitu kita akan membuat beberapa alasan, mengapa anak membiarkan anak bertingkah dan nakal akan menjadi perilaku yang baik dimasa depanya.

  1. Dapat memproses emosinya sendiri

Anak-anak akan menjadi lebih mengatur emosinya sendiri. Mengapa? Karena sang anak lebih cenderung menunjukkan perkembanganya yang bagus dalam menjaga emosinya. Mereka akan menyadari bahwa emosi  adalah suatu sikap yang penting dalam kehidupan mereka, dan anak-anak akan belajar untuk menjaga dan mengenali emosi orang lain juga.

  1. Anak menjadi lebih kreatif

Anak-anak yang nakal akan mempunyai beragam imajinasinya sendiri, dan mereka akan mencoba hal baru. Anak anak akan menjadi lebih kreatif  dan akan menemukan cara menyelesaikan masalah sendiri dan orang lain dari 2 sisi yang berbeda.

Sehingga anak-anak tidak akan takut untuk mengekspresikan dan mereka akan tidak akan menanggapi tanggapan orang lain yang tidak mempengaruhi perkembangan dia

  1. Tidak mendengarkan orang lain yang tidak mempengaruhi kehidupan dia

Anak yang nakal akan mengacuhkan perkataan orang lain, yang menurut dia tidak akan mempengaruhi kehidupan dia. Dan dia akan mendengarkan dirinya sendiri.

Walaupun mereka tau keputusan dia akan gagal. Tapi itu tidak akan membuat mereka menjadi putus asa dan dia akan memperbaikinya sendiri.

  1. Memiliki cara tersendiri untuk menyelesaikan masalahnya

Anak-anak yang cenderung nakal akan mencari tau permasalahanya sendiri dengan tanpa ada ikut campur orang lain sama sekali. Sehingga sebagai orang tua, harus memahami sikap anaknya dan tidak mencari kesalahan lain yang akan membuat anak menjadi stress.

  1. Anak-anak akan mengikuti nalurinya sendiri

Sebagai anak yang nakal, mereka akan menjadi seseorang yang sangat aktif. Sehingga, anak-anak tidak akan takut dalam mengungkapkan atau melakukan sesuatu, dengan memanfaatkan pengalaman yang pernah mereka alami sendiri.

Terkadang mereka akan menjadi lebih antusias, karena dengan begitu mereka akan menjadi orang yang lebih percaya diri.

  1. Anak akan menjadi seseorang yang lebih mandiri

Setiap anak pasti mempunyai kepribadianya sendiri. Tapi bagi anak yang cenderung nakal, mereka akan menjadi menjadi lebih mandiri dan tidak bergantung dengan orang lain. Karena mereka mempunyai kepercayaan diri yang tinggi, sehingga dia tidak takut untuk mengambil sebuah keuputusan.

Dan kita bagi orang tua seharusnya dapat memahami karakterisitik anak-anaknya. Dan tidak mencampur tangani pilihan anaknya.

Sehingga mengapa sebagai orang tua harus memahami apa yang dilakukan anak-anaknya. Dan tidak mengotak-kotakkan perilaku anaknya, karena dengan mengaturnya secara keseluruhan, mereka akan menganggap jika hidupnya akan selalu diatur dan terkekang karena orang tuanya.

Bagi Anda yang membutuhkan Jasa Aqiqah bisa mengunjungi www.aqiqahplus.com, banyak varian paket yang menarik dengan harga terjangkau. Aqiqah plus juga sudah tersedia di 20 kota di jawa tengah seperti Semarang, Salatiga, Kudus, dan lainya.