Skripsi Sering Ditolak Dosen?

Skripsi kelar, lalu diwisuda jadi sarjana adalah impian seluruh mahasiswa di seluruh dunia. Namun, jika judul skripsi saja sering tidak diterima dosen, bagaimana sudi wisuda. Nah, yuk intip tips tersebut sehingga judul skripsi anda cepat memperoleh persetujuan dengan kata lain di-ACC berasal dari dosen pembimbing!

Cari “hot issues”

Dosen pembimbing terlampau menyPermasalahan yang menarik untuk diteliti

Seorang dosen pernah berujar, “Skripsi itu mengangkat isu yang bisa diteliti dan menarik untuk diteliti”. Semua fenomena sebetulnya bisa diteliti, namun tidak seluruh menarik untuk diteliti. Maka, sering-seringlah berkonsultasi bersama dosen pembimbing, sehingga sang dosen pembimbing bisa mengarahkan maksud berasal dari fenomena atau permasalahan yang dapat anda angkat jadi judul skripsi.

 

Objek dan subjek penelitian yang jelas

Sebagian besar mahasiswa semester akhir yang dapat mengajukan judul skripsi terkendala objek dan subjek penelitian yang takutnya tidak bisa dimintai informasi. Maka, carilah objek dan subjek penelitian yang umum dan ringan untuk dimintai informasi. Bila ingin mengambil objek dan subjek penelitian di sebuah perusahaan, usahakan anda telah mempunyai kenalan di perusahaan jasa skripsi kedokteran tersebut, sehingga pas berharap informasi berkenaan permasalahan yang anda angkat tak terlampau memakan banyak waktu.

Skripsi bersama type penelitian kuantitatif

Tak dipungkiri jika type penelitian kuantitatif sebetulnya lumayan diminati mahasiswa. Lantaran lumayan simpel dan tak perlu memerlukan banyak pas untuk nampak rumah dan wawancara. Penelitian bersama type kuantitatif ini condong dapat menemukan fakta baru di dalam setiap hasil perhitungannya, namun termasuk bergantung objek yang anda teliti.

 

Berangkat berasal dari masalah, bukan berasal dari judul

Apabila berangkat berasal dari sebuah masalah, bisa anda konsultasikan bersama dosen pembimbingmu. Agar sang dosen bisa mengarahkan anda menemukan judul yang tepat. Namun andaikan anda berangkat berasal dari judul, dosen pembimbingmu dapat bingung dan dapat senantiasa bertanya, “Dari judul yang anda angkat ini, ada permasalahan apa?” Tak jarang judul skripsi dan permasalahan yang anda ceritakan tidak cocok, dan akhirnya anda perlu merubah judul skripsimu.

So, jika sudi lebih efisien berangkatlah berasal dari masalah. Dengan bercerita permasalahan yang anda temui berasal dari fenomena tertentu, bisa sebabkan anda lebih akrab bersama dosen pembimbingmu.ukai mahasiswa yang kritis dan sensitif terhadap fenomena terbaru. Hal ini tandanya bahwa mahasiswa tersebut ikuti perkembangan isu dan juga menyukai tantangan. Maka, bagi anda para pejuang skripsi, carilah isu-isu yang tengah panas didiskusikan.

Drajad