Perawatan Wajah Usia 30

Body Serum untuk Sehari-hari – Apakah Bunda sudah akan memasuki usia 30? Akan ada banyak perubahan dari peralihan usia kepala dua menjadi kepala tiga, salah satunya adalah perubahan kondisi kulit. Agar tetap sehat, penting mengetahui perawatan wajah usia 30.

Setelah itu, tentu saja melakukan perawatan kulit tersebut dengan baik setiap harinya. Langkah ini perlu dilakukan sebagai bentuk mencintai diri sendiri.

Menurut dr. Anne Chapas, dokter kulit di Union Square Laser Dermatology, di usia 30-an kulit akan mulai mencerminkan komplikasi segala proses kehidupan yang terjadi selama ini. Bisa saja di akhir usia 20-an Bunda bekerja terlalu keras, sudah hamil dan melahirkan, dan mulai mengalami siklus haid yang tidak teratur.

Lalu perubahan apa saja yang akan terjadi dan bagaimana cara yang tepat untuk merawat kulit di usia 30 ke atas? Simak penjelasannya berikut ini.

Perubahan Kulit yang Akan Terjadi Menginjak Usia 30

Dikutip dari The Strategist, usia 30-an adalah saat kita mulai melihat tanda-tanda penuaan dari faktor lingkungan dan juga genetik. Berikut adalah beberapa perubahan yang mungkin terjadi pada kulit wajah dan tubuh Bunda.

Kulit kusam dan kering
Mengutip dari SELF, pergantian sel kulit akan melambat sejak usia 20-an. Saat mencapai usia 30, sel-sel baru akan muncul setiap 28 hingga 35 hari sekali. Sel-sel kulit mati bisa menumpuk di permukaan kulit dan mengganggu refleksi cahaya yang menyebabkan kulit tampak kusam.

Efek samping lain dari kondisi ini adalah lapisan teratas kulit akan sulit untuk lembap secara alami. Produksi faktor hidrasi di kulit seperti asam hyaluronat (Hyaluronic acid) pun akan melambat sehingga kulit terasa lebih kering dibandingkan sebelumnya.
Kehilangan volume wajah
Akibat berkurangnya jaringan pendukung (lemak dan tulang) di wajah secara bertahap, wajah akan terlihat lebih tirus dan cekung. Karena pergantian sel yang melambat, kulit tidak mudah pulih dari peradangan dan protein penting seperti kolagen & elastin rusak lebih cepat.

Perubahan hormon juga akan menyebabkan hilangnya volume dan massa tulang di tengkorak, tulang pipi, dan rahang.
Jerawat hormonal
Tak hanya di masa remaja, perubahan tingkat hormonal dapat terjadi di atas usia 30an sehingga muncul masalah jerawat hormonal. Tubuh akan mengalami ketidakseimbangan hormon akibat banyak hal, misalnya stress, kehamilan, dan konsumsi pil KB.

Butuh waktu lebih lama untuk melihat hasil dari pengobatan topikal jerawat hormonal dewasa dibandingkan remaja karena kulit sudah jauh kurang kenyal.

Deric