Penafsiran Zakat, Dan Balasan Bagi Orang Yang Menolak Membayarnya

Penafsiran ZAKAT

1. Secara Etimologi( Bahasa)

Kata zakat yakni dasar( masdar) dari kata زَكَىْ–يَزْكُو–زَكَاةً Yang berarti: Suci, tumbuh, berkah, dan terpuji.

2. Secara istilah Syar’ i( Fiqh)

Zakat ialah sebagian harta tertentu yang harus dikeluarkan dan diberikan kepada yang berhak menerimanya dengan syarat- ketentuan tertentu.

Kata zakat ini untuk bahasa Alquran pula diucap shodaqah, shadaqoh sama dengan zakat, berbeda nama tetapi artinya sama. Demikian untuk Imam Mawardi. Semacam dalam Qs. At- Taubah ayat 103.

خُذۡمِنۡأَمۡوَٰلِهِمۡصَدَقَةٗتُطَهِّرُهُمۡوَتُزَكِّيهِمبِهَاوَصَلِّعَلَيۡهِمۡۖإِنَّصَلَوٰتَكَسَكَنٞلَّهُمۡۗوَٱللَّهُسَمِيعٌعَلِيمٌ   ١٠٣

“ Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah buat mereka. Sesungguhnya doa kamu itu( jadi) ketenteraman jiwa buat mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengenali”.

Kata shodaqoh lebih umum dari zakat, karena kata tersebut bisa dalam bentuk modul dan non modul, contoh tersenyum pada orang lain ialah shodaqoh.

Shodaqoh dipecah dua

1. Shodakoh harus yakni zakat

2. Shodaqoh tatowwu yakni menghasilkan sebagian harta, tenaga maupun sesuatu yang bermanfaat buat orang lain.

Dan kadang kata zakat dalam Al- Quran diungkapkan dengan kata infaq, semacam dalam Qs. At- Taubah ayat 34.

……وَٱلَّذِينَيَكۡنِزُونَٱلذَّهَبَوَٱلۡفِضَّةَوَلَايُنفِقُونَهَافِيسَبِيلِٱللَّهِفَبَشِّرۡهُمبِعَذَابٍأَلِيمٖ  ٣٤

“…… Dan orang- orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, sampai beritahukanlah kepada mereka,( jika mereka hendak menciptakan) siksa yang pedih”.

HUKUM ORANG YANG MENOLAK MEMBAYAR ZAKAT:

Orang yang menolak membayar zakat hukumnya dipecah 2, yakni:

1. Orang yang menolak membayar zakat karena mengingkari kewajibannya ialah kafir.

2. Orang yang menolak membayar zakat karena kikir sedangkan itu mengakui kewajibannya sampai ia telah berdosa, dan zakat harus tetap diambil darinya secara paksa. Apabila ia membangkang tidak mau membayarnya, perangilah ia sampai tunduk pada perintah Allah SWT dan menunaikan zakat. Mengenai ini bersumber pada firman Allah SWT:

فَإِنتَابُواْوَأَقَامُواْٱلصَّلَوٰةَوَءَاتَوُاْٱلزَّكَوٰةَفَإِخۡوَٰنُكُمۡفِيٱلدِّينِۗوَنُفَصِّلُٱلۡأٓيَٰتِلِقَوۡمٖيَعۡلَمُونَ   ١١

“ Apabila mereka bertaubat, mendirikan sholat dan menunaikan zakat, hingga( mereka itu) ialah saudara- saudaramu satu kepercayaan. Dan Kami menarangkan ayat- ayat itu buat golongan yang mengenali”( Qs. At- Taubah: 11).

Dan apabila tetap membangkang, tidak mau tunduk membayar zakat sampai hukumannya dibunuh. di bawah ini peringatan- peringatan buat orang yang tidak mau membayar zakat:

1. Allah hendak menimpakan kelaparandan kemarau panjang. Sebagaimana hadits riwayat Imam At- Tahbrani:

“ Tidaklah satu kamu menolak menghasilkan zakat kecuali Allah hendak menimpakan kepada mereka dengan kemarau yang panjang”( Riwaya At- Thabrani).

2. Orang yang mencampuradukan harta zakat dengan kekayaan yang lain, sampai kekayaannya bakal binasa.

Sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Al Bazari dan Al baihaqi:

“ Bukanlah bercampur shadaqah( Zakat) dengan harta yang lain kecuali harta shadaqah itu hendak membinasakan harta yang lain tersebut”( H. R Al Bazari dan Al baihaqi).

Maksudnya orang yang bukan mustahik zakat menerima zakat sehabis itu mencampuradukan dengan kekayaanya. 

zukiungu