3 Pemain Naturalisasi Indonesia Yang Punya Kontribusi Besar

Tentu saja masih menempel di daya ingat kamu bagaimana tindakan moncer Christian Gonzales bersama tim tim nasional Indonesia di gelaran Piala AFF 2010 kemarin. Gonzales adalah pemain yang memulai peristiwa naturalisasi di Indonesia.

Sejak naturalisasi pemain yang dahulunya berwarganegara Uruguay itu, dunia sepak bola Indonesia sekarang di ramaikan oleh beberapa pemain naturalisasi yang lain. Beberapa nama seperti Kim Jeffrey Kurniawan atau Diego Michiels ialah dua salah satunya.

Naturalisasi sendiri bisa diartikan sebagai proses perpindahan status warganegara dari 1 negara ke negara yang lain. Jumlahnya pemain asing yang berkarier di Indonesia kenyataannya membuat beberapa pada mereka berminat untuk jadi WNI.

Argumen minat beberapa pemain professional itu bisa juga jadi karakternya benar-benar individual. Kecuali Christian Gonzales, siapa susunan pemain naturalisasi paling hebat dan berprestasi? Berikut kami suguhkan untuk kamu.

Esteban Vizcarra

Esteban Vizzcarra memulai kariernya sebagai pemain sepak bola professional di Indonesia semenjak musim 2009/2010 bersama club Pelita Jaya FC. Menikah dengan seorang wanita asal Indonesia, pemain berumur 34 ini pada akhirnya usaha mendapatkan status WNI.

Sesudah lumayan lama berusaha, pada akhirnya Esteban Vizcarra memperoleh statusnya sebagai WNI pada Maret 2018. Pada waktu itu, dia masih bermain untuk club Sriwijaya FC.

Antiknya, berlainan dari umumnya pemain naturalisasi yang lain, pria namanya komplet Esteban Gabriel Vizcarra ini mengutarakan jika dia tidak memburu untuk bermain bersama tim nasional. Tetapi agar hidup tenang dengan keluarga kecilnya.

Meskipun begitu, skillnya yang oke baik di lini penyerang atau pemain tengah membuat dia mendapatkan penawaran untuk perkuat tim nasional. Dia sempat pernah dipercayai pelatih Bima Sakti bermain dengan tim nasional saat menang 3-0 musuh Myanmar.

Tetapi itu jadi pertandingan pertama dan paling akhir Vizcarra bersama Team Garuda sebelumnya terakhir balik ke Sriwijaya FC. Klub-klub yang sempat pernah dipunggawainya diantaranya Semen Padang, Arema, Sriwijaya FC, dan Persib.

Alberto Goncalves

Pemain Naturalisasi Indonesia

Nama Alberto Goncalves tentu saja kenal dalam telinga beberapa pencinta sepak bola nasional. Pria yang dekat dipanggil Beto Goncalves ini memperoleh status WNI saat umurnya tak lagi muda, yaitu 37 tahun.

Status WNI dia terima pada Februari 2018 saat masih merumput bersama Sriwijaya FC, club kelas atas asal Sumatera Selatan. Beto dikenali sebagai penyerang yang mempunyai ketajaman dalam memproses sang kulit bulat saat masuk teritori pertahanan musuh.

Karena ketajamannya itu yang membuat Beto masih dihormati sebagai salah satunya barisan penyerang beresiko walau tak lagi muda. Pemain senior ini memperoleh keyakinan dari pelatih Luis Milla untuk perkuat tim nasional.

Saat itu tim nasional sedang dalam penyiapan hadapi Asian Game 2018, dan Beto dipercayai Milla sebagai salah satunya pemain senior di tim U-23 pada gelaran itu. Semenjak waktu itu, Beto kerap mendapatkan tempat tertentu di tim nasional.

Dia tampil dalam pertandingan-pertandingan legendaris tim nasional Indonesia dalam bermacam gelaran terhitung Piala AFF. Minimal 16 gol sudah dia sembahkan saat perkuat tim senior tim nasional Indonesia.

Stefano Lilipaly

Stefano Lilipaly dilahirkan di Arnhem di tahun 1990 dan kini sedang perkuat club kelas atas Bali United. Lilipaly ialah pemain naturalisasi yang sempat pernah berkarier di Belanda baik pada tingkat club sampai nasional.

Saat sebelum merumput di tim-tim Indonesia, Lilipaly sempat juga bela tim nasional Belanda di tingkat junior yaitu U-15 dan U-18. Tetapi untuk tingkat senior, pemain berposisi pemain striker tengah ini memilih untuk pindah ke Indonesia.

Lilipaly bertukar paspor jadi WNI semenjak Oktober 2011 lalu dan sempat pernah diundang penyeleksian tim nasional U-23. Sayang keadaannya yang masih belum betul-betul sembuh dari cidera mau tak mau membuat harus tunda kiprah di tim nasional.

Pada akhirnya pada 2013, dia mengawali kiprah sebagai pemain tim nasional Garuda yang saat itu menang 2-0 atas Filipina. Pada laga kiprahnya itu, Lilipaly sukses memberi satu assist.

Semenjak waktu itu, Lilipaly sering diundang untuk perkuat tim tim nasional dalam bermacam laga penting internasional. Pada gelaran Piala AFF 2016, dia melepaskan gol pertamanya untuk Team Garuda.

Itu ialah gol pahlawan kemenangan tim nasional saat bertemu melawan Singapura dengan score akhir 2-1. Pada gelaran yang serupa di semi-final menantang Vietnam, Lilipaly kembali cetak gol dan bawa tim nasional ke partai pucuk.

Walau sempat pernah memunculkan kontra dan pro di tengah-tengah warga, kenyataannya pemain naturalisasi ikut menyumbang prestasi dalam sepak bola nasional. Sampai sekarang ini, minimal ada 35 pemain naturalisasi dan sah dengan status WNI.

 

Welly