Kementerian Pertanian Pantang Menyerah Edukasi Bahaya Daging Anjing

Kementerian Pertanian Pantang Menyerah Edukasi Bahaya Daging Anjing

Kementrian Pertaniantidak henti-hentinya berusaha meningkatkan kesejahteraan hewan menjadi lebih baik. Salah satu langkahnya adalah melakukan pemantauan terhadap peredaran daging anjing.

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) menerangkan bahwa masih bahwa beberapa daerah di Indonesia seperti DKI, Sumatera Utara, Manado, Maluku, Yogyakarta, dan Solo masih mengkonsumsi dan memperdagangkan daging anjing. Menimbang dari berbagai bidang seperti SARA, etnis, budaya, eknomi dan hukum, kementrian pertanian berjaga-jaga dalam melakukan pendekatan mengenai hal tersebut.

 

Dia menambahkan, Kementrian Pertanian berupaya untuk membuat surat edaran Nomor 9874/SE/pk.420/F/09/2018 mengenai Peningkatan Pengawasan Terhadap Peredaran/Perdagangan Daging Anjing. Kementrian Pertanian dengan gencar melakukan komunikasi, informasi, dan edukasi mengenai perjual belikan daging anjing.

 

Baca juga: HP GAMING AQUOS SENSE4 PLUS

 

Bekerja bersama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Kementrian Pertanian telah melakukan berbagai kegiatan seperti seminar, takshow, aksi, petisi, dan kegiatan lainnya mengenai perihal mengkomunikasi, menginformasi, dan mengedukasi tentang perdagangan daging anjing.

Masalah perdagangan dan konsumsi anjing ini bagaimanapun merupakan akar dari permasalahan dari penyebaran rabies di Indonesia. Bagaimana tidak? Perdagangan anjing membuat populasi anjing liar menjadi tak terkendali. Karena itulah Lembaga Swadaya Masyarakat sebagai pemerhati hewan diminta membantu menghimbau mengedukasi masyarakat mengenai kesejahteraan hewan dengan memberantas perdagangan daging anjing.

 

Jasa maklon skincare

 

Kementrian Pertanian optimis dapat mengontrol dan memberantas penyakit hewan. Meskipun gerakan yang dilakukan akan memerlukan waktu, untuk mendidik masyarakat dalam menghadapi isu penyalahgunaan penerapan kesehatan hewan yang sering terjadi di lapangan.

 

Baca juga: Layanan Maklon Serum dari MPM Beauty

 

Telah marak beberapa tahun terakhir ini mengenai konsumsi dan perdagangan daging anjing baik dalam bentuk percakapan dan media sosial. Penyebab tindakan ini adalah percantuman undang-undang melarang pemotongan daging anjing karena anjing tidaklah termasuk hewan ternak, sehingga dagingnya bukanlah konsumsi pangan. Selain WHO juga menghimbau bahwa penjual belian daging anjing menjadi penyebab utama penyebaran penyakit rabies di Indonesia. Hal itu sdisebabkan yang dijual belikan adalah daging anjing liar, yang belum mempunyai kepastian kondisi tubuhnya dan vaksinasi yang telah diterima anjing tersebut. Selain rabies, daging anjing juga memiliki resiko menularkan penyakit kulit ringworm dan cacingan.

 

Jasa maklon skincare terbaik dan terpercaya, Cek disini

Sofyan Hadi