Kandungan Doa Qunut Terdiri dari Doa, Pujian dan Sholawat

Bacaan Doa Qunut Witir Saat Ramadhan Lengkap dan Artinya

Disaat melaksanakan sholat subuh, umat muslim dianjurkan untuk membaca doa qunut dengan tujuan untuk menyempurnakan ibadah sholatnya. Doa qunut merupakan amalan yang hukumnya Sunnah dalam Islam. Namun, walaupun begitu membaca doa qunut dapat menyempurnakan sholat. Tidak hanya itu, doa qunut juga memberikan keutamaan bagi yang mengamalkannya. Masih banyak umat muslim yang bingung dengan hukum dari membaca doa qunut subuh.

Qunut berasal dari bahasa Arab yang berarti tunduk, merendahkan diri kepada Allah dan berdiri saat sholat. Doa qunut dibaca saat i’tidal dirakaat terakhir di antara rujuk dan sujud, serta rakaat akhir rakaat akhir saat sholat witir di bulan Ramadhan. Berdasarkan hadist Nabi Muhammad SAW riwayat Abu Hurairah, anjuran membaca doa qunut adalah sebagai berikut :

Dari Abu Hurairah RA berkata, “Rasulullah SAW apabila Beliau mengangkat kepala dari rukuk shalat subuh pada rakaat kedua beliau mengangkat kedua tangannya lalu berdoa : Allohumma dinii fiman hadait dan seterusnya.”(H.R. Al- Hakim) dan telah disahkannya. Beberapa ulama Mahzab Syafi’i dan Maliki mengatakan hukum membaca doa qunut saat sholat subuh adalah Sunnah. Sedangkan Mahzab Hambali dan Hanafi tidak mensyariatkan doa qunut saat subuh.

Muslimin di Indonesia pada kaprahnya bermazhab Syafi’I, sebagaimana pada umumnya kaum muslimin di Asia Tenggara. Di antara pendapat mazhab terbesar di dunia ini adalah memusnahkan berqunut dalam sholat subuh. Di antara doa qunut yang biasa ditradisikan, adalah berasal dari riwayat Sayyidina Hasan Ibn Abi Thalib, sebagaimana terdapat antara lain dalam Sunan An-Nasai, Sunan Abi Daud, Sunan At-Tirmidzi dan Sunan ibn Majah.

 

Dilansir dari NU. Online, Doa qunut memang tidak terikat harus dengan satu versi bacaan. Umar ibn Khatab juga memiliki bacaan qunut tersendiri yang berbeda denngan riwayat Sayyidina Hasan. Karenanya, saat berqunut sudah cukup menggunakan klaimat –kalimat yang mengandung doa, sanjungan atau pujian kepada Allah, dan dianjurkan menambahkan sholawat meurut mayoritas ulama.

 

Bacaan qunut yang ditradisikan kaum muslimin di Indonesia terdiri dari tiga bagian, yaitu doa, pujian dan shalawat, sebagai berikut :

 

Doa

Doa qunut adalah sebagai berikut :

اللَّهُمَّ اهْدِنَا فِيمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنَا فِيمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنَا فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لَنَا فِيمَا أَعْطَيْتَ, وَقِنَا شَرَّ مَا قَضَيْتَ

Artinya :

Ya Allah berilah kami petunjuk sebagaimana orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah kami perlindungan kesehatan sebagaimana orang-orang yang Engkau lindungi kesehatan. Sayangilah kami sebagaimana orang-orang yang telah Engkau sayangi. Berikanlah berkah terhadap apa-apa yang telah Engkau berikan kepada kami. Jauhkanlah kami dari kejelekan apa yang Engkau telah takdirkan.”

 

Pujian

Sementara untuk pujiannya adalah sebagai berikut :

 

فَإِنَّكَ تَقْضِى وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ. وَإِنَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَا قَضَيْتَ، نَسْتَغْفِرُكَ وَنَتُوْبُ إِلَيْكَ

 

Artinya :

 

Sesungguhnya Engkau yang memberi keputusan dan tidak ada orang yang memberikan putusan kepada-Mu. Sesungguhnya orang yang Engkau bela tidak akan terhina. Dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Suci Engkau, wahai Rabb kami Yang Maha Luhur. Bagi Engkau segala pujian atas apa yang telah Engkau putuskan. Kami memohon ampunan kepada-Mu, dan kami bertobat kepada-Mu.

 

Shalawat :

Lafal untuk shalawatnya adalah sebagai berikut :

وَصَلَّى اللّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّد النَّبِيٍِ الْأُمِّي وَعَلَى آلِه وصَحْبِه وسَلَّمَ

Artinya :

“ Shalawat dan salam Allah semoga terlimpah atas junjungan kita, Nabi Muhammad yang ummi, juga untuk keluarga dan para sahabatnya.”

Drajad