Berbahaya! Inilah 6 Dampak Buruk Jarang Servis Mobil Rutin

Banyak pemilik mobil yang kurang menyadari akan pentingnya melakukan servis mobil secara rutin. Beberapa alasannya antara lain karena sibuk, malas, atau tidak mau mengeluarkan uang. Padahal, servis rutin ini sangat penting agar performa mobil tetap terjaga dan memiliki usia lebih panjang. Bahkan, biaya untuk servis mobil rutin tidak akan sebanding dengan biaya memperbaiki ketika mobil rusak karena tidak pernah servis rutin.

Lalu apa saja dampak jika mobil jarang diservis secara rutin? Simak pembahasan di bawah ini.

Dampak Buruk Jarang Servis Mobil Secara Rutin

1. Kualitas mesin akan menurun

Dampak yang akan paling terasa jika mobil jarang diservis secara rutin adalah menurunnya performa mesin. Beberapa komponen yang akan menurun kualitasnya antara lain air radiator yang mulai mengering. Padahal, air radiator ini memiliki peran yang sangat penting untuk menjaga mesin agar tidak mengalami overheat. Dan jika mesin sudah overheat, bukan tidak mungkin mesin akan memburuk dan rusak.

Selain radiator, oli mesin juga semakin lama akan semakin menurun kualitasnya. Tanda ketika oli sudah berkurang kualitasnya adalah berubah warna menjadi hitam pekat. Oli memiliki fungsi untuk melumasi mesin agar dapat mengurangi gesekan ketika komponen-komponen mesin bekerja. Saat melakukan servis mobil rutin, biasanya mekanik juga akan mengganti oli jika dirasa kondisinya sudah tidak baik lagi.

2. Sistem pembakaran menjadi boros

Kerugian lain yang mungkin akan Anda alami jika jarang melakukan servis rutin adalah terganggunya sistem pembakaran dan menjadi lebih boros. Komponen yang berperan di sini adalah busi. Busi merupakan komponen yang berfungsi pada sistem perapian. Ketika busi menurun kualitasnya, maka pembakaran tidak akan stabil karena percikan api kurang seimbang.

Hal lain yang dapat menyebabkan pembakaran menjadi boros adalah karena kasus masuk angin. Biasanya ketika pemilik mobil terlambat untuk mengisi bahan bakar akan menyebabkan adanya angin yang masuk ke pompa injeksi. Angin ini dapat masuk ke pompa injeksi karena pembuangan air di penampungan air. Jika ini sudah terjadi, perlu bengkel atau montir panggilan yang sudah ahli dan bukan tidak mungkin biayanya akan cukup mahal.

3. Sistem kelistrikan akan terganggu

Selain sistem pembakaran, sistem kelistrikan mobil juga akan terganggu apabila tidak melakukan servis rutin. Komponen yang akan terdampak adalah dinamo ampere dan alternator. Alternator mempunyai tugas yang cukup berat, yaitu melakukan suplai arus listrik ke beberapa komponen yang membutuhkan tenaga listrik.

Cara kerja alternator ini adalah dengan mengubah tenaga kinetis menjadi tenaga listrik. Apabila alternator tidak berada dalam kondisi yang baik, maka aki mobil tidak akan bisa bertahan dalam waktu yang lama. Dampaknya, mobil akan menjadi susah dinyalakan dan mogok. Jika hal ini sudah terjadi, siap-siap Anda harus mengeluarkan uang ekstra untuk melakukan perbaikan.

4. Boros bahan bakar

Ketika hendak membeli mobil, salah satu yang sering dipertimbangkan adalah seberapa irit mobil tersebut dalam hal penggunaan bahan bakar. Akan tetapi, sebagus apapun mobil yang menggembor-gemborkan irit bahan bakar jika tidak melakukan servis rutin, akhirnya juga akan tetap boros juga. Borosnya bahan bakar ini biasanya dikarenakan salah satu komponen yang terganggu seperti busi. Anda tidak mau mobil yang memiliki julukan hemat bahan bakar justru menjadi boros bukan?

5. Rawan mengalami kecelakaan

Servis rutin bertujuan untuk memastikan semua komponen pada mobil berfungsi dengan baik. Tentu saja hal ini berkaitan erat dengan keselamatan berkendara Anda. Tidak jarang kasus kecelakaan yang terjadi diakibatkan oleh komponen yang terganggu seperti rem blong, minyak rem habis, pecah ban, dan lain-lain. Dengan rutin melakukan servis, hal tersebut dapat Anda hindari.

6. Boros pengeluaran

Kelima poin di atas memiliki satu inti yang sama, yakni dapat membuat Anda harus mengeluarkan uang ekstra untuk memperbaikinya. Faktanya, uang yang harus Anda keluarkan untuk melakukan servis rutin jauh lebih murah jika dibandingkan ketika kejadian di atas sudah terjadi. Jadi, Anda harus berpikir dengan bijak soal pengeluaran ini.

Itulah tadi beberapa dampak buruk dari tidak pernah melakukan servis mobil secara rutin. Jika merasa tidak punya waktu untuk datang ke bengkel, saat ini sudah banyak montir panggilan yang melakukan servis yang sama. Jadi, servis rutin bisa dilakukan langsung di rumah Anda. Manfaatkan fasilitas itu demi keselamatan mobil Anda.

Deolinda