Berapa Biaya Kuliah Kedokteran?

Sudah jadi keharusan cost pendidikan anak harus disiapkan dari jauh-jauh hari oleh para orangtua. Mengingat cost pendidikan di Indonesia mampu dikatakan tetap jauh dari kata murah. Terlebih lagi untuk jurusan-jurusan profesi khusus perumpamaan kedokteran.

Tanpa perencanaan dan persiapan yang baik, bisa-bisa cita-cita sang anak hanya sebatas angan saja. Kalau sudah begitu, bukan hanya Anda sebagai orangtua, sang anak pun pasti bakal kecewa tak mampu raih mimpinya sebagai doketr dan sampai skripsi kedokteran yang diidam-idamkan di era depan.

Tapi kami memahami kuliah kedokteran dikenal bersama dengan biayanya yang tidak sedikit. Sehingga untuk mampu menempuh jurusan yang satu ini harus persiapan yang matang. Tentu kami semua setuju bahwa cost kuliah kedokteran yang sangat tinggi adalah tantangan tersendiri bagi orang tua.

Tidak tanggung-tanggung, untuk raih gelar dokter, seorang mahasiswa/i bakal memerlukan cost sampai ratusan juta rupiah, bergantung terhadap pilihan kampusnya. Beberapa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tetap jadi pilihan utama, dikarenakan biayanya relatif lebih lebih tidak mahal ketimbang Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

Lalu berapa besar sebetulnya cost kuliah kedokteran yang dibutuhkan saat ini? Besarnya cost kuliah kedokteran ini terbujuk oleh beberapa hal. Meski sama-sama jurusan kedokteran, cost yang dibutuhkan mampu berbeda. Apa saja hal-hal yang memengaruhi cost kuliah kedokteran ini?

Sistem dan Kebijakan yang Dijalankan Kampus

Antara PTN dan PTS punya sistem dan kebijakan tidak sama yang dijalankan masing-masing kampus. Terkadang perbedaan cost selanjutnya terbilang sangat besar, lebih-lebih mampu raih berkali lipat.

Sejak th. ajaran 2013/2014, pemerintah lewat Kemendikbud sudah menyalurkan dana Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN). Bantuan ini disalurkan lewat DIKTI kepada semua PTN yang tersedia di Indonesia. Dengan adanya BOPTN, maka PTN mampu menerapkan sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswanya.

BOPTN merupakan dukungan dana operasional yang diberikan kepada semua PTN, sehingga amat mungkin universitas untuk menyelenggarakan kuliah tanpa harus memungut sejumlah cost Sumbangan Peningkatan Mutu Akademik (SPMA) dari mahasiswanya. Sehingga adanya program ini amat mungkin universitas tetap mampu memberi tambahan pendidikan yang bermutu tanpa harus menerapkan cost mahal.

Dengan program UKT, maka SPMA dan juga duwit SKS (sistem kredit semester) sudah tidak diberlakukan lagi di PTN. Maka penerapan UKT di PTN ini memahami memberi tambahan perbedaan yang sangat jauh antara cost kuliah di PTN dan PTS lainnya.

Inilah yang jadi alasan utama mengapa banyak orangtua yang inginkan anaknya masuk dan menempuh pendidikan kedokteran di PTN. Bukan hanya itu saja, sejumlah cost tambahan lainnya pasti bakal terbilang berat, terlebih kecuali pilihan universitas itu berada di kota besar bersama dengan cost hidup yang terbilang tinggi.

Jika semua itu tidak diantisipasi dan dipersiapkan bersama dengan baik sejak awal, maka cost yang tinggi ini bakal jadi rintangan utama untuk menempuh pendidikan kedokteran ini. Berikut adalah perbedaan cost kuliah kedokteran di beberapa perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta th. ajaran 2017/2018:

Bingung Cari Produk Kredit Tanpa Agunan Terbaik? Cermati punya solusinya!

1. Biaya Kuliah Kedokteran Perguruan Tinggi Negeri

Ada beberapa PTN yang tersedia di Indonesia bersama dengan jurusan kedokteran, seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Airlangga (UNAIR), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Hasanuddin (UNHAS), dan Universitas Diponegoro (UNDIP), dan lainnya.

 

Universitas Indonesia (UI)

Biaya masuk kuliah kedokteran di UI untuk Sarjana Reguler, tarif UKT bagi mekanisme BOP-Berkeadilan terbagi jadi 2 yakni Sains Technology dan Kesehatan (IPA) serta Sosial Humaniora (IPS) saja adalah:

IPA
. Rp0 – Rp2.000.000 (Kelas 1)

. Rp2.000.000 – Rp4.000.000 (Kelas 2)

. Rp4.000.000 – Rp6.000.000 (Kelas 3)

. Rp6.000.000 – Rp7.500.000 (Kelas 4)

IPS
. Rp0 – Rp1.500.000 (Kelas 1)

. Rp1.500.000 – Rp3.000.000 (Kelas 2)

. Rp3.000.000 – Rp4.000.000 (Kelas 3)

. Rp4.000.000 – Rp5.000.000 (Kelas 4)

Universitas Airlangga (UNAIR)
Biaya masuk kuliah kedokteran di UNAIR bersama dengan jalan SNMPTN untuk program Strata Satu (S1) adalah:

UKT I = Rp0 – Rp500.000
UKT II = Rp750.000 – Rp1.000.000
UKT III = Rp5.000.000 – Rp6.000.000
UKT IV = Rp7.000.000 – Rp9.500.000
UKT V = Rp12.500.000 – Rp13.500.000
UKT Bidikmisi = Rp2.400.000

Universitas Gadjah Mada (UGM)

Biaya masuk kuliah Pendidikan Kedokteran di UGM rinciannya adalah:

UKT I = Rp500.000
UKT II = Rp1.000.000
UKT III = Rp7.250.000
UKT IV = Rp10.857.000
UKT V = Rp14.500.000
UKT VI = Rp22.500.000

Universitas Hasanuddin (UI)

Biaya masuk kuliah Pendidikan Dokter (Kedokteran) di UNHAS bersama dengan cost tunggal raih Rp27.805.871, bersama dengan rincian:

KLP I = Rp500.000
KLP II = Rp750.000
KLP III = Rp2.000.000
KLP IV = Rp2.400.000
KLP V = Rp20.000.000

 

Universitas Diponegoro (UNDIP)

Biaya masuk kuliah terhadap Program Studi Fakultas Kedokteran untuk Pendidikan Dokter di UNDIP terdiri dari:

UKT I = Rp500.000
UKT II = Rp1.000.000
UKT III = Rp5.000.000
UKT IV = Rp10.000.000
UKT V = Rp12.000.000
UKT VI = Rp15.000.000
UKT VII = Rp19.000.000
2. Biaya Kuliah Kedokteran Perguruan Tinggi Swasta

Ada beberapa PTS yang tersedia di Indonesia bersama dengan jurusan kedokteran, seperti Universitas Tarumanagara (UNTAR), Universitas Kristen Inddonesia (UKI), Univesitas Katolik Atma Jaya (UNIKA Atma Jaya), dan lainnya.

 

Universitas Tarumanagara (UNTAR)

Untuk masuk kuliah Ilmu Kedokteran dan Profesi Dokter di UNTAR, maka harus merogoh kocek sampai ratusan juta, bersama dengan rincian:

SPP = Rp350.000.000
BPP = Rp25.000.000
Per SKS/Blok = Rp3.000.000
Jumlah SKS/Blok = 3
Total cost kuliah semester I = Rp34.000.000
Total cost kuliah = Rp238.000.000

Universitas Kristen Indonesia (UKI)

Biaya kuliah kedokteran di UKI tidak jauh tidak sama bersama dengan universitas-universitas swasta lainnya, terbagi didalam 3 peringkat, yakni:

Peringkat 1

DPMB = Rp1.000.000
SPP = Rp175.000.000
Beban tetap = Rp9.500.000
Beban variabel = Rp440.000
Her registrasi = Rp300.000
Peringkat 2

DPMB = Rp1.000.000
SPP = Rp205.000.000
Beban tetap = Rp9.500.000
Beban variabel = Rp440.000
Her registrasi = Rp300.000
Peringkat 3

DPMB = Rp1.000.000
SPP = Rp175.000.000
Beban tetap = Rp9.500.000
Beban variabel = Rp440.000
Her registrasi = Rp300.000

Universitas Katolik Atma Jaya (UNIKA Atma Jaya)

Biaya masuk kuliah kedokteran di Unika Atma Jaya ini dibagi beberapa grup bersama dengan rinciannya sebagai berikut:

Kelompok A

SPP = Rp225.000.000
BKP = Rp6.500.000
SKS = –
Harga per SKS = Rp24.000.000
Biaya per Semester = Rp31.125.000
Pengenalan Kampus = Rp1.000.000
Jumlah total = Rp257.125.000
Perkiraan sampai lulus = Rp443.875.000
Pembayaran pertama/iniial payment = Rp25.000.000
Kelompok B

SPP = Rp255.000.000
BKP = Rp6.500.000
SKS = –
Harga per SKS = Rp24.000.000
Biaya per Semester = Rp31.125.000
Pengenalan Kampus = Rp1.000.000
Jumlah total = Rp287.125.000
Perkiraan sampai lulus = Rp473.875.000
Pembayaran pertama/iniial payment = Rp25.000.000
Kelompok C

SPP = Rp285.000.000
BKP = Rp6.500.000
SKS = –
Harga per SKS = Rp24.000.000
Biaya per Semester = Rp31.125.000
Pengenalan Kampus = Rp1.000.000
Jumlah total = Rp317.125.000
Perkiraan sampai lulus = Rp503.875.000
Pembayaran pertama/iniial payment = Rp25.000.000

Berdasarkan information di atas, maka sudah memahami cost kuliah kedokteran di PTS jauh lebih besar dibanding di PTN. Belum lagi biaya-biaya tidak resmi lainnya atau praktik-praktik yang diperlukan. Tentu jumlahnya bakal lebih besar lagi dari angka di atas.

Berapa cost yang bakal dibutuhkan?

Dengan anggapan saat ini berusia 2 tahun, maka saat yang dibutuhkan untuk raih umur kuliah adalah 16 th. ke depan. Lalu pertumbuhan inflasi cost pendidikan sebesar 10% per tahunnya, maka besaran cost kuliah kedokteran yang bakal dibutuhkan anak selanjutnya untuk era kuliah sekitar 5 th. bersama dengan mengambil alih perbandingan dari PTN Universitas Indonesia dan PTS Universitas Atma Jaya adalah sebagai berikut:

 

PTN (Universitas Indonesia)

Jumlah cost kuliah yang saat ini sebesar Rp75.000.000, lantas terhadap saat anak sudah menginjak umur kuliah (rata-rata 18 tahun), maka besaran duwit kuliah ini bakal meningkat jadi sekitar Rp346.953.257 (dengan perhitungan inflasi 10% per tahun).

PTS (Atma Jaya)

Sedangkan untuk cost kuliah kedokteran di PTS ini yang saat ini raih sekitar Rp443.875.000, maka bakal meningkat sampai jadi sekitar Rp2.000.000.000 (dua miliar) terhadap 16 th. mendatang terhadap saat anak menginjak umur kuliah nanti.

toha