Bagaimana Cara Memulai Menyusui?

Waktu yang tepat untuk menyusui pertama kali adalah ketika ibu menggendong si kecil setelah bersalin. ASI pertama yang keluar berwarna bening yang disebut kolostrum. Kolostrum inilah yang akan memberikan perlindungan/antibody pertama yang melindungi si kecil dari infeksi dan penyakit. Tentu saja sebelumnya ibu harus sudah mengetahui bagaimana cara memulai menyusui bayi. Akan tetapi tidak jarang praktek lebih sulit dibanding ketika mempelajari hanya dengan membaca saja. Lalu bagaimana cara memulai menyusui dengan baik, serta membuat ibu rileks dan nyaman selama menyusui si kecil?

Berikut ini beberapa langkah dan cara memulai menyusui bayi:

1. Posisi Tubuh

Pertama posisikan seluruh tubuh bayi menghadap tubuh ibu, yaitu antara dada bayi dan dada ibu. Arahkan dan sentuhkan bibir bayi dengan puting, ketika bayi merespon dengan membuka mulutnya lebar-lebar dan menarik payudara ibu ke arahnya, pegang payudara ibu sebagai dukungan. Mulut bayi tak hanya mencakup bagian puting saja, akan tetapi juga area aerola (bagian gelap sekitar puting)

2. Jangan Panik ketika bayi masih beradaptasi

Jangan panik ketika bayi masih kesulitan menemukan puting susu. Menyusui butuh banyak latihan dan kesabaran. Jangan ragu untuk meminta bantuan kepada orang lain/perawat dengan apa yang harus dilakukan, dan lakukan konsultasi laktasi ketika berada di rumah sakit.

3. Waktu memberikan ASI

Ibu tidak perlu khawatir jika si kecil tidak cukup asupan ASI. Tidak sedikit ibu yang mengalami kasus ASI yang tidak keluar atau hanya keluar sedikit. Tetap lanjutkan menyusui, karena semakin sering ibu menyusui, semakin banyak pula produksi ASI dalam tubuh. Menurut American Academy of Pediatrics, daripada mengikuti jadwal menyusui, lebih baik untuk memberikan ASI ketika bayi sudah menunjukan tanda-tanda kelaparan, seperti terlihat tidak nyaman, atau rooting di sekitar puting. Idealnya ibu harus menyusuinya sebelum bayi menangis.

4. Membangunkan bayi ketika akan diberikan ASI

Beberapa hari pertama, ibu mungkin harus membangunkan si kecil untuk menyusuinya, dan ia dapat tertidur kembali ketika sedang menyusu. Agar si kecil tetap terjaga selama menyusu, dan memastikan ia mendapat makanan yang cukup, bangunkan ia empat jam sekali untuk memberikannya ASI.

5. Posisi Nyaman Menyusui

Di hari-hari pertama setelah kelahiran bayi, ibu setidaknya akan menyusui hingga 40 menit. Karena itu, posisi yang nyaman sangat penting agar tidak menggaggu proses menyusui. Pegang si kecil pada posisi yang tidak akan membuat lengan sakit, yaitu dengan posisi lengan mendukung bagian belakang kepala bayi.

6. Menyusui bayi premature

Mungkin ibu tidak dapat menyusui langsung jika si kecil lahir premature, tetapi Ibu dapat mulai memompa ASI. ASI akan diberikan kepada bayi melaku botol atau tabung sampai ia cukup kuat untuk menyusu langsung.

7. Gunakan ganjalan

Ibu dapat menggunakan ganjalan bantal ketika menyusui sambil duduk agar mendapatkan posisi yang lebih nyaman. Pastikan posisi ibu dan bayi nyaman terlebih dahulu sebelum ibu memberikan ASI kepadanya.

8. Mengkonsumi makanan yang seimbang

Dieat sehat merupakan hal yang penting untuk mendukung ibu selama menyusui. Konsumsi diet seimbang dapat membantu ibu mendapatkan kauntitas dan kualitas ASI yang terbaik. Daripada menghitung kalori, lebih baik makan ketika lapar dan cukupi asupan cairan harian untuk tetap terhidrasi dengan baik. Batasi kafein, karena kafein akan lolos bersama ASI yang diberikan kepada si kecil.
Demikian bunda beberapa langkah dan cara memulai menyusui bayi. Semoga bisa menjadi gambaran praktik nantinya ketika bunda sudah mulai menyusui bayi.

tribuana