Pengertian Penyakit Skoliosis Lumbal, Gejala dan Cara Mengobatinya

Apa itu Penyakit Skoliosis Lumbal

Skoliosis lumbal adalah kondisi dimana tulang punggung bagian bawah melengkung membentuk seperti huruf C atau S. Walaupun penyakit skoliosis sering terjadi pada anak-anak, tapi orang dewasa juga berpotensi besar mengalaminya. Kelainan tulang belakang ini ada yang tergolong ringan ada pula yang tergolong berat.

Jika termasuk golongan ringan, maka akan lebih mudah untuk mengobatinya. Namun, jika masuk dalam kategori berat harus dilakukan operasi untuk mengembalikan kelainan tersebut. Biasanya butuh waktu lebih lama untuk menyembuhkannya hingga kembali normal.

penyakit skoliosis
penyakit skoliosis

Gejala yang Umum Terjadi Pada Skoliosis Lumbal

Skoliosis lumbal yang terjadi biasanya ringan, tapi bisa berkembang menjadi parah apabila tidak tertangani dari awal. Apalagi tidak mengetahui bagaimana gejala awalnya. Khusus pada seorang wanita skoliosis akan bertambah parah seiring bertambahnya usia. Bagaimana gejala awal skoliosis ini, cek di bawah ini;

1. Punggung Bagian Bawah Condong Ke Satu Sisi

Gejala awal yang dirasakan penderita skoliosis adalah punggung bagian bawah akan condong ke satu sisi. Inilah gejala yang umum terjadi dan paling mudah dilihat. Kecondongan ini terjadi karena tulang punggung bawah mengalami kelainan sehingga mempengaruhi postur tubuh. 

2. Salah Satu Bahu Lebih Tinggi

Gejala lain yang nampak dari penderita skoliosis adalah salah satu bahu lebih tinggi. Akibatnya postur tubuh menjadi kurang proporsional. Gejala ini terjadi karena terdapat tulang punggung bagian bawah mengalami kerusakan sehingga berpengaruh pula pada tulang bahu yang cenderung ikut tertarik juga.

3. Tulang Belikat Tampak Lebih Menonjol

Penderita skoliosis tidak hanya akan mengalami kecondongan punggung ke salah satu sisi saja. Terdapat gejala lain yang akan dialami, yaitu menonjolnya tulang belikat. Sama halnya dengan posisi bahu yang lebih tinggi, menonjolnya tulang belikat ini dikarenakan tulang punggung bagian bawah  mengalami kelainan.

4. Tinggi Pinggang Tidak Rata

Gejala skoliosis lumbal yang sering kali dirasakan adalah tinggi pinggang yang tidak rata. Keadaan ini dilatarbelakangi posisi punggung yang tidak normal dan cenderung condong ke salah satu sisi. Walaupun masih tergolong ringan, sebaiknya dilakukan pengobatan agar gejala tidak semakin parah dan sulit untuk dilakukan terapi.

5. Mengalami Nyeri Punggung yang Berkepanjangan

Umumnya para penderita skoliosis ringan vertebrata lumbalis akan mengalami rasa sakit yang menjalar dari tulang belakang ke bagian pinggul, kaki dan tangan saat berjalan. Penderita juga akan mengalami nyeri punggung dalam waktu yang lama hingga berakibat sulit untuk bernafas. Hingga akhirnya akan mengalami beberapa gangguan seperti gangguan pada jantung dan paru-paru.

6. Adanya Pertumbuhan yang Tidak Normal Saat Berada dalam Kandungan

Penyebab yang satu ini penting diperhatikan untuk para Ibu yang sedang hamil.  Untuk mereka yang masih lalai dalam mencukupi kebutuhan kalsium saat hamil, akan berakibat buruk pada perkembangan tulang belakang bayi. Perkembangan tulang yang tidak maksimal saat berada dalam kandungan, kelak akan menyebabkan kelainan tulang yang serius saat anak-anak atau dewasa. 

Skoliosis lumbal atau jenis yang lain tetap akan jadi perhatian penting dalam dunia medis. Mengingat efek buruk penyakit kelainan tulang ini bisa berbahaya. Yang paling parah adalah menimbulkan kelumpuhan akibat tulang punggung bagian bawah yang tidak lagi berbentuk normal. Jika sudah demikian, maka langkah pengobatan ke kliniktulangbelakang.com harus segera dicoba.