5 Dampak Sering Mengeluarkan Sperma Bagi Tubuh dan Cara Mengatasinya!

Berapa Kali Seminggu Sperma Harus Keluar?

Mengeluarkan sperma mempunyai banyak khasiat bagi laki-laki, salah satu manfaatnya untuk kesehatan. Akan tetapi, apabila air mani terlalu sering keluar maka akan memberikan sebuah dampak yang buruk bagi kesehatan. Dampak buruk dari kegiatan sering mengeluarkan sperma bagi tubuh manusia ternyata cukup mengkhawatirkan. Dengan demikian, Anda harus mengetahui dampak buruk dari seringnya  mengeluarkan sperma dan berapa kali dalam seminggu sperma harus keluar. Simak informasinya sebagai berikut ini.

Mengeluarkan Sperma Setiap Hari Apakah Sehat 

Mungkin Anda bertanya-tanya mengeluarkan air mani setiap hari apakah berbahaya atau tidak? Melakukan ejakulasi setiap hari masih dinilai aman untuk dilakukan. Asalkan perilaku tersebut tidak sampai mengakibatkan sebuah kecanduan masturbasi kronis yang dapat memberikan dampak buruk yang serius pada seorang pria.

Manfaat Mengeluarkan Sperma Bagi Tubuh

Manfaat dari mengeluarkan sperma untuk tubuh manusia adalah dapat meredakan membakar kalori, rasa stres, sampai dapat sebagai cara untuk meredakan rasa nyeri. Kadang kala seorang pria akan mudah emosi dan suasana hatinya akan kurang baik karena tidak mengeluarkan air mani. Meski begitu, terlalu sering mengeluarkan sperma dapat berdampak buruk bagi tubuh manusia jika sudah melewati batas tertentu.

Cara Mengatasi Dampak Buruk Sering Mengeluarkan Sperma

Adapun dampak dari seringnya mengeluarkan air mani untuk tubuh manusia yang dapat terjadi pada seoramg pria adalah sebagai berikut:

·         Tubuh akan lebih mudah merasa sangat kelelahan

·         Pekerjaan dan produktivitas dapat menjadi menurun

·         Tidak lagi berminat lagi dengan aktivitas harian

·         Kurangnya kehidupan sosial

·         Lebih memilih untuk memuaskan hasratnya sendiri

Anggapan dari seringnya mengeluarkan sperma dapat mengurangi kesuburan pada seorang pria Cuma mitos. Jadi anggapan ini hanyalah mitos belaka. Akan tetapi, apanila Anda sudah mengalami dampak seperti tersebut, maka Anda segera harus mencari cara untuk mengatasi hal tersebut. Karena, hal tersebut tidak dapat dibiarkan lama-lama. Berikut ini adalah cara untuk mengatasi dampak buruk karena sering mengeluarkan sperma:

 

1.       Mengalihkan dengan Aktivitas Positif

Mulai mencari kesibukkan diri dengan melakukan kegiatan yang positif. Dengan demikian, pikiran untuk melakukan sebuah aktivitas ejakulasi dapat menjadi teralihkan.

2.       Mengonsumsi Obat yang Diresepkan Dokter

Apabila seorang laki laki mengalami sebuah keadaan hiperseksualitas, biasanya dokter memberikan solusi dengan cara menyarankan seorang penderita keadaan tersebut untuk mengkonsumsi obat tertentu.

3.       Psikoterapi

Apabila Anda sudah mengetahui tanda-tanda dari dampak negatif dari seringnya mengeluarkan sperma untuk tubuh manusia, maka segeralah mengatasinya dengan melakukan psikoterapi.

Harus Anda ketahui, masturbasi adalah sebuah kegiatan seksual kompulsif atau yang sering disebut dengan sebuah kondisi hiperseksualitas. Keadaan tersebut dapat mengakibatkan munculnya gangguan psikologis yang lainnya.

Hal tersebut dapat ditangani dengan psikoterapi yang dapat membantu mengelola sebuah kegiatan seksual dengan lebih baik. Psikoterapi terbagi menjadi tiga tahap, antara lain adalah sebagai berikut ini:

·         Terapi perilaku kognitif (CBT)

Untuk jenis terapi yang satu ini akan mengidentifikasi dari pikiran dan juga emosi yang negatif yang dapat membuat diri Anda ingin melakukan aktivitas masturbasi. Setelah itu, kemudian Anda akan diarahkan untuk melakukan pergantian perilaku yang dapat memicu onani dengan pendekatan yang lebih adaptif.

·         Terapi penerimaan dan komitmen (ACT)

Selanjutnya, untuk jenis terapi yang satu ini dapat mendorong Anda untuk lebih komitmen untuk mengubah kebiasaan-kebiasaan yang dinilai buruk. Kebiasaan buruk tersebut akan diubah ke arah yang lebih baik.

·         Psikoterapi psikodinamik

Untuk jenis terapi yang satu ini dapat diterapkan untuk mengidentifikasi sebuah pikiran dan dapat memberikan sebuah motivasi baru dan juga dapat untuk menyelesaikan konflik.

roket