APA ITU GEOPIPE?

Pipa HDPE Corrugated Perforated (Geopipe) adalah pipa yang digunakan sebagai sistem resapan air bawah tanah (French Drain) pada suatu area akibat tidak maksimalnya tanah menyerap air di permukaan dengan intensitas yang tinggi. Maka dari itu diperlukanlah cara khusus dengan penempatan Pipa berlubang di bawah timbunan tanah yang akan menyerap air dari permukaan melalui lubang – lubang pipa dan mengalirkannya ke area yang telah ditentukan. Aplikasi French Drain sendiri merupakan sistem drainase yang ditemukan sejak tahun 1859 oleh ahli berkebangsaan Amerika “Henry Flag French” dan telah sangat populer digunakan sebagai sistem drainase bagi dunia landscaping dan infrastruktur di seluruh dunia.

 

Kelebihan Geopipe

kelebihan geopipe fleksibel, penginstalan lebih cepat, penanganan mudah, tahan akan korosi, kapasitas pengaliran yang besar, dan mempunyai kuat tekan yang baik.

Geopipe dapat digunakan pada drainase untuk konstruksi komersial dan perumahan, drainase bawah permukaan pada konstruksi jalan, drainase untuk tambang, lahan konstruksi, lahan agrikultur, pondasi bangunan, lapangan olahraga dan tempat rekreasi serta aplikasi untuk dinding penahan.

Tipe Produk

  • HDPE corrugated perforated pipe ( Pipa HDPE dinding gelombang – berlubang).

  • HDPE corrugated Non perforated pipe (Pipa HDPE dinding gelombang – tidak berlubang).

Keunggulan dibanding jenis pipa lainnya, penggunaan pipa HDPE gelombang ‘Geopipe’ sebagai pipa penyalur bawah permukaan tanah (sub–surface drain) relatif lebih menghemat biaya dan waktu. Dinding lekuk korugasi yang fleksibel memberikan kemudahan untuk penempatan pipa mengikuti alur galian dengan sedikit penyesuaian penempatan pipa. 

Pemasangan HDPE Geopipe tipe berlubang/perforasi umumnya disertai dengan penggunaan geotextile non woven sebagai lapis filter terhadap timbunan di sekeliling pipa, disertai pemanfaatan gravel untuk mencegah butiran tanah menutup lubang pipa di sekelilingnya.

Aplikasi

 HDPE Geopipe banyak digunakan untuk pembuatan sistem drainase maupun resapan air di bawah permukaan tanah pada proyek-proyek konstruksi:

  • Jalan raya, jalan tol, jalur kereta api.

  • Bandar udara / airport.

  • Lapangan olah raga [sepak bola, atletik, golf dsb], tempat rekreasi

  • Kawasan pemukiman, komersial, pertambangan, lahan agrikultur.

  • Pembuatan sistem drainase dinding penahan.

Jaringan pipa lindi (Leachate Drainage System) tempat pembuangan akhir (TPA).