Day: November 15, 2020

Tips cerdas dalam memilih investasi untuk meminimalisir kerugian

Tips cerdas dalam memilih investasi untuk meminimalisir kerugian

Apa itu Investasi ? Investasi adalah sebuah kegiatan penanaman modal yang dimana akan ada perjanjian khususu yang melibatkan dua belah pihak secara sah yakni yang memberikan modal atau yang dikenal dengan istilah investor dan yang akan menjalankan modal atau pengelola penerima investasi tersebut.

Dalam dunia investasi lebih luas lagi tentu saja tidak hanya melebitakan dua orang saja, namun dalam skala internasional dikenal dengan investasi negara ke negara lain dan ini sudah menyangkut hajat hidup orang banyak.

Dalam artikel ini kita akan fokus bahas mengenai tips cerdas dalam memilih investasi sekala kecil saja yang tentu saja bisa memberikan anda sedikit refrensi juga dalam memilih jenis investasi yang kiranya memiliki keuntungan yang menjanjikan dalam jangka waktu lama.

Berikut beberapa tips dalam melakukan investasi yang bisa meminimalisir kerugian atau terkena penipuan:

  1. Pilih investasi yang resmi

Jenis investasi paling resmi dan berada di dalam pengelolaan negara tentu saja anda bisa investasi di sektor BUMN. Banyak mungkin yang bingung, bagaimana caranya menaruh uang di sektor ini padahal modal hanya sedikit saja ?

Anda mungkin sudah familiar dengan bursa saham, nah disinilah nanti anda bisa ikut andil dalam membeli saham pada banyak sektor bumn yang sudah ada dibursa saham resmi dan terdaftar di OJK tentu saja.

Sebelumnya kami jelaskan secara singkat, mengenai point yang pertama. Apa itu saham ? saham adalah sebuah tanda kepemilikan modal yang sudah anda tanamkan dalam sebuah perusahaan baik bumn dan swasta.

Jumlah saham akan menandakan berapa jumlah kepemilikan yang anda miliki dan harga saham biasanya berbeda dan dijual perlembar. Misalkan anda bisa membeli saham milik Bank Bri, kemudian Bank Bni dengan mudah sekali di bursa saham.

Singkatnya investasi saham ini akan sangat menguntungkan jika anda bisa membaca banyak komponen dan analisa terkait dari sisi IHSG.

Misalkan jika anda membeli 10 lembar saham tahun ini dengan harga 1 juta misalkan, kemudian perusahaan tempat anda membeli ini 3 tahun kemudian semakin berkembang dan harga saham ini bisa jadi akan naik tinggi dan anda bisa menjualnya kembali tentu dengan keuntungan yang banyak sesuai dengan kenaikan harga saham perusahaan itu saat ini.

Kesimpulan yang pertama ini adalah investasi saham kami sangat rekomendasikan kepada anda, dan banyak orang yang kaya dari investasi ini salah satunya adalah Warren Buffet yang merupakan orang terkaya di Dunia sampai sekarang.

  1. Pilih investasi dalam bidang property

Harga property semakin lama semakin naik hal ini dikarenakan setiap orang akan membutuhkan tempat tinggal apakah itu rumah, kemudian tanah sampai dengan tempat tinggal sementara seperti kos-kosan dan kontrakan misalkan.

Meskipun investasi dalam bidang ini membutuhkan modal yang banyak, namun ini sangat menjanjikan sekali untuk anda coba.

Anda bisa menabung dulu misalkan, kemudian membeli tanah di tengah kota dan membuatnya rumah sederhana kemudian anda jual lagi. Minimal anda bisa meraih keuntungan 30% dari harga modal.

Bayangkan jika anda mengeluarkan modal sekitar 700 juta maka bisa mendapatkan nilai jual 1 Millyard.

  1. Investasi Emas

Ini juga kami rekomendasikan sekali untuk anda dari sisi keamanan, harga emas dari dulu sampai sekarang cendrung stabil dalam jangka waktu pendek. Namun dalam jangka waktu panjang akan terus naik.

Emas infalasinya 0 dan ini menjadi kelebihan yang tidak di miliki pada jenis investasi lain. Anda membeli emas hari ini dengan harga 10 juta mislakan dan mendapatkan 10 gram emas.

Kemudian anda simpan 10 tahun lagi dan bisa jadi harganya akan melambung tinggi dan tentu saja dari sisi nominal mata uang akan mengalami penurunan nilai jual dan anda akan mendapatkan keuntungan yang sangat besar.

Tips Sukses Membangun Usaha Frozen Food

Selain kedai kopi, boba dan berbagai bisnis makanan sehat yang semakin populer, ada satu yang tidak kalah menariknya yaitu bisnis makanan beku. Seperti namanya, makanan yang Anda jual di sini adalah makanan beku, baik mentah maupun siap disantap.

Variasi makanan beku yang bisa dijual cukup beragam. Ada sosis, nugget, kentang goreng, buah-buahan, dan bumbu dapur yang sudah dikemas dalam satu wadah dan ditimbang. Jadi, menjualnya juga lebih mudah.

Tertarik membuka bisnis makanan beku, tapi masih ragu karena belum punya keahlian? Jangan khawatir, beberapa tips berikut ini bisa Anda terapkan untuk membangun bisnis makanan beku agar bisnis Anda nanti bisa sukses.

1. Tentukan rencana bisnis

Perencanaan adalah langkah terpenting dalam membangun bisnis dari awal. Plan ini memuat langkah-langkah, aktivitas, dan antisipasi yang diperlukan jika suatu saat perjalanan bisnis Anda terhambat oleh hal-hal tertentu.

Rencana tersebut tentunya dibuat dengan detail, sehingga setiap arah dalam berbisnis jelas. Mulai dari bahan yang dibutuhkan, tingkat kualitas, harga jual, kemasan, label atau merk, dan cara pemasaran.

Coba bayangkan seperti apa bisnis itu sehingga Anda lebih mudah merencanakannya. Kemudian, tulis dan evaluasi ulang rencana tersebut. Jika ada yang hilang, bisa segera diperbaiki.

2. Hitung modal yang dibutuhkan

Mustahil jika Anda bisa menjalankan bisnis tanpa uang sepeser pun. Modal dibutuhkan untuk menyewa tanah untuk menjual, membeli bahan baku, membayar gaji karyawan, membeli peralatan, dan membeli kemasan untuk makanan beku.

Modal awal yang dibutuhkan sekitar Rp. 5-7 juta. Nah, jika Anda tidak punya modal usaha, lebih baik simpan dulu uangnya agar tidak perlu mengajukan pinjaman kepada siapa pun. Anda juga bisa terbebas dari biaya bunga yang cukup banyak jika dihitung.

Catat modal yang digunakan, lalu bandingkan dengan total penjualan. Selisih dari penjualan dikurangi modal diakui sebagai keuntungan. Simpan keuntungan ini sedikit demi sedikit agar nantinya bisa digunakan untuk mengembangkan bisnis makanan beku Anda.

3. Menentukan pangsa pasar dan pemasok bahan baku

Makanan beku cocok untuk semua kelompok, tetapi jika tidak diproses. Jika sudah diolah, pangsa pasarnya akan berbeda, bahkan lebih spesifik. Oleh karena itu, pastikan jenis makanan beku apa yang ingin Anda jual agar bisa segera menentukan pangsa pasarnya, agar penjualannya tepat sasaran.

Jika pasarnya untuk anak-anak, pastikan makanan beku bebas dari mikins dan pewarna karena perut anak-anak sangat sensitif. Tekstur makanan juga harus empuk agar anak lapar untuk memakannya.

Selain itu, tentukan siapa yang akan menjadi pemasok bahan baku. Jadi, Anda tidak perlu mencari pemasok baru saat ingin membeli bahan makanan beku. Harga yang diberikan juga akan berbeda jika Anda adalah pelanggan tetap.

4. Pastikan promosi tepat sasaran

Jika ingin penjualan terus meningkat, maka gunakan cara promosi yang tepat. Metode word of mouth sudah tidak efektif lagi karena tidak ada bukti bahwa makanan itu enak, bahkan bentuk fisik makanannya pun tidak tahu. Akan lebih baik jika makanan beku dipasarkan secara online, melalui media sosial.

Hasilnya tentu lebih efektif karena media sosial menjangkau lebih banyak orang. Anda juga bebas berekspresi untuk membuat tampilan promosinya menarik, sehingga semakin penasaran untuk mencoba makanan beku yang ditawarkan.

Jika ada lebih banyak pelanggan di masa mendatang, Anda dapat membuka situs web Anda sendiri untuk mempermudah pengelolaan penjualan. Konsumen tidak perlu menanyakan harga, juga kuantitas produk karena semuanya sudah jelas tertera di website.

5. Berikan giveaway sesekali

Saya rasa tidak ada orang yang ingin melewatkan produk gratis, bukan? Sesekali adakan giveaway untuk pelanggan setia atau pengikut di media sosial. Giveaway ini sendiri merupakan taktik promosi untuk memperluas pasar, agar semakin banyak orang yang mengetahui tentang produk yang Anda jual.

Sebelum mengadakan giveaway, usahakan untuk mengatur aturan, jumlah pemenang, langkah-langkah yang harus dilakukan, hingga syarat dan ketentuan. Siapa pun yang memenuhi kriteria pemenang adalah orang yang berhak mendapatkan produk gratis

Adakan giveaway secara adil, artinya siapa yang berhak menang. Jadi bukan hanya karena Anda mengenal orangnya, ya!

6. Membuat variasi makanan dari waktu ke waktu

Jika dulu Anda berjualan buah beku misalnya, nanti bisa coba tambahkan ikan beku atau jajanan. Tujuannya agar produk lebih variatif, agar konsumen tidak bosan dengan produk yang sama. Konsumen bisa memadukannya dengan produk baru untuk menciptakan menu makanan favorit keluarganya.

Sama seperti sebelum meluncurkan suatu produk, Anda harus melakukan riset terlebih dahulu untuk mengetahui produk makanan beku mana yang sedang tren dan diminati banyak orang.

Anda ingin belajar bisnis online khusus pemula? Jika iya, silahkan bisa kunjungi artikel belajar bisnis online tanpa modal pada tautan tersebut.